SEKILAS INFO
  • 1 bulan yang lalu / Salurkan Wakaf Anda Kepada Lembaga Wakaf Al Fityah No Rekening : 2210056295  Bank Muamalat Indonesia Atas Nama Badan Wakaf Al Fityah
  • 1 bulan yang lalu / Salurkan Wakaf Anda Kepada Lembaga Wakaf Al Fityah No Rekening : 7755558901  Bank Syariah Indonesia Atas Nama Badan Wakaf Al Fityah
  • 1 bulan yang lalu / Salurkan Wakaf Anda Kepada Lembaga Wakaf Al Fityah No Rekening : 8204099999 Bank riau Kepri  Syariah Kode Bank 119
WAKTU :

Wakaf Terbesar Di Muka Bumi

Terbit 6 Oktober 2017 | Oleh : Tim Wakaf Keren | Kategori : Rumah TanggaWakaf
Wakaf Terbesar Di Muka Bumi

Guinness World Record telah membukukan rekor ladang kurma terbesar di dunia. Di dalamnya tumbuh 200.000 pohon kurma, kebun ini milik milyader Arab Saudi Sulaiman AlRajhi dan berada di Provinsi Al-Qasim, Saudi.

Kebun ini telah diwakafkan oleh pemiliknya, dan hasil panennya dibagikan ke lembaga-lembaga amal dan dua masjid mulia (Masjid Al-Haram dan Masjid An-Nabawi) untuk program buka bersama pada bulan Ramadhan, dan ini dianggap wakaf terbesar di dunia.

Sulaiman Al-Rajhi adalah milyader dari Saudi yang dulunya adalah orang miskin. “Dahulu, hidup saya sangat susah alias faqir, sampai-sampai saya tidak bisa ikutan rihlah atau tamasya yang dilaksanakan oleh sekolah saya yang waktu itu biaya pendaftarannya hanya 1 riyal Saudi saja, walaupun saya sudah menangis-nangis memohon kepada keluarga agar saya dapat ikutan rihlah, tapi tetap saja keluarga saya tidak punya uang 1 riyal untuk mendaftarkan saya ikutan rihlah,”cerita Sulaiman Ar-Rajhi.

Sehari sebelum rihlah, saya berhasil menjawab pertanyaan yang dilontarkan guru dikelas, lalu guru itupun memberi saya uang satu riyal sebagai hadiah, diiringi tepuk tangan para murid-murid yang lain.

pada saat itu, saya tidak mikir apa-apa, selain berlali kencang untuk mendaftarkan diri ikutan rihlah. Duka nestapa saya terasa terbang seketika dan berubah total menjadi bagian berkepanjangan selama berbulan-bulan.

Hari-hari sekolahpun berlalu, sayapun dewasa untuk melanjutkan kehidupan. Setelah melewati berbagai rintangan hidup, setelah bekerja keras selama bertahun-tahun dan berkat anugrah dari Allah sayapun sukses dan selanjutnya saya membuat yayasan sosial.

Setelah saya memulai bergerak dibidang amal sosial, saya kembali teringat kisah kecil saya, teringat kembali guru kecil saya orang Palestina itu, yang pernah memberi saya uang 1 riyal. Saya mulai mengingat-ingat, apakah beliau dahulu memberi saya uang 1 riyal itu sebagai sedekah atau kah hadiah karena saya sudah berhasil menjawab pertanyaan. Yang jelas saya tidak mendapatkan jawaban yang pasti. Saya berkatata di dalam hati, apapun motif dan niat sang guru, beliau sudah meyelesaikan problem besar saya saat itu tanpa membebankan siapa-siapa.

Oleh karenanya, saya mengunjungi kembali sekolah saya itu, lalu saya mendatangi kantor sekolah dan mencari tau keberadan guru saya orang Palestina itu, sampai akhirnya saya mendapatkan jalan untuk menemuinya. Saya pun akhirnya merencanakan untuk menemuinya untuk mengetahui kondisinya saat-saat ini.

Singkat kata, sayapun akhirnya dipertemukan Allah kembali dengan guru baik itu, dan kondisinya sangat susah, tidak lagi bekerja dan siap-siap pulang kampung.

Selanjutnya, setelah saya memperkenalkan diri, saya katakan padanya bahwa saya punya hutang besar padanya pada beberapa tahun yang lalu.

Guru saya ini kaget bukan kepalang, apa benar ada orang punya hutang pada saya, katanya.

Saya pun menjelaskan, apakah bapak masih ingat dengan murid bapak yang pernah beri uang satu riyal karena murid bapak itu berhasil menjawab soal yang bapak lontarkan dikelas bapak saat itu?

Setelah berusaha mengingat-ingat, guru saya ini akhirnya tertawa, dan berkata: “ya…ya…saya ingat. Jadi kamu mencari saya untuk mengembalikan uang 1 riyal itu”. “Ia pak” jawab saya. Setelah sedikit berbincang, saya bawa beliau naik mobil dan kamipun beranjak.

Selanjutnya, kami sampai ke tujuan, dan kendaraan kami berhenti tepat di depab sebuah Villa Indah. Kami keluar mobil dan memasuki Villa tersebut. Setelah berada di dalam Villa, saya menyampaikan niat saya kepada guru saya ini, “Pak, villa ini saya berikan kepada bapak untuk melunasi hutang saya dahulu plus mobil yang tadi kita naiki, dan gaji perbulan seumur hidup serta pekerjaan buat putra bapak diperusahaan saya”.

Guru saya ini kaget bukan kepalang, dan berujar,”Tetapi ini terlalu banyak, nak?”

“Percayalah pak, kegembiraan saya dengan 1 riyal yang bapak berikan pada saat itu lebih besar nilainya dibandingkan dengan 10 villa seperti ini, saya tidak akan dapat melupakan kebagiaan itu sampai sekar,” jawab saya.

***

Inilah buah dari didikan agama yang baik, tebarkan bahagia, ungkai duka nestapa sesama, dan tunggulah balasan terbaiknya.

Sumber: www.portal-islam.id/2016/04/inilah-wakaf-terbesar-di-muka-bumi.html

Sumber: https://www.portal-islam.id/2016/03/inspirasi-story-kisah-haru-nan.html

Sebelumnya3 Manfaat Wakaf SesudahnyaWAKAF KEBUN “BAIRUHA”

Tausiyah Lainnya

Open chat